Stamppot met Rendang

10623991_10204163206812941_2893619855539512746_o

Stamppot adalah makanan khas dari negeri Belanda yang biasa disiapkan menjelang winter. Udara winter yang sangat dingin, membuat stampot yang panas sangat cocok untuk menghangatkan tenggorokan. Stamppot biasa diisi dengan sayuran seperti wortel maupun Boerenkool (kol keriting eropa). Stamppot biasa dipadukan dengan Bratwust alias sosis goreng super gedhe maupun dengan olahan daging saus yang wangi dan lezat. Kali ini saya membuat Stamppot dengan isian wortel dan mencoba untuk memadukan makananan khas negeri Belanda ini dengan racikan khas nusantara, Rendang. Dan memang ya.. Belanda-Indonesia adalah pasangan yang cocok ūüėČ Selamat mencoba ūüôā

Bahan Stamppot
1 kentang
1 wortel
5 sdm Susu putih cair ultra
Garam secukupnya

Cara:
1. Kupas & rebus kentang & wortel.
2. Setelah empuk & matang, lumatkan/tumbuk kentang bersama 5 sdm susu putih cair.
3. Potong wortel menjadi kecil2. Lalu campurkan kedalam lumatan ketang. Aduk hingga tercampur.
4. Tambahkan garam sesuai selera.
5. Hidangkan selagi masih panas.

Rendang
Beli aja di warung padang ya.. hihihi

Good luck! ūüėČ

Copenhagen, Denmark

1379842_10201447847850664_1900740696_n 1426357_10201505169803677_774271248_n

Mengunjungi Copenhagen dalam sehari itu gampang banget. Objek wisata nya juga nggak terlalu banyak dan jaraknya berdekatan satu sama lain. Jadi kalau kita mau hemat kocek dengan menyusuri kota sambil berjalan kaki doang itu bisa banget.

Sedangkan transportasi publik juga mudah bila kita nggak mau repot jalan kaki. Ada beberapa alternatif yang bisa kita pilih, diantaranya adalah kereta, bus dan metro. Untuk tiket, kita bisa beli tiket per perjalanan dari mesin yang disediakan di stasiun-stasiun atau terminal bus. Konter loket juga tersedia di bandara. Selain tiket per perjalanan, kita juga bisa membeli Klippenkart di loket bandara maupun kasir minimarket 7/11. Tinggal bilang ‚Äėthe blue klippenkart‚Äô, harga 150 DKK. Klippenkart ini berisi 10x tiket bepergian, satu klip untuk 2 zona. Oh ya, transportasi di Denmark ini menggunakan sistem zona. Jadi kita membayar biaya perjalanan per zona yang kita lewati, bukan per perjalanan transportasi. Jadi kita musti cari tau dulu di zona apa kita berada dan cari tau zona apa lokasi tujuan kita. Bingung ya? Gini deh contohnya. Misalnya kita dari bandara mau ke patung lille mermaid, menggunakan metro dan train. Pertama kita harus tau di zona apakah bandara itu berada, lalu cari tau di zona apakah Lille mermaid. Bandara ada di zona 4 dan Lille mermaid ada di zona 1. Dari zona 4 ke zona 1 kita akan melewati zona 3. Berarti kita membutuhkan 3 zona (dari zona 4 ke zona 1). Kalau kita pake Klippenkart maka kita harus nge-klip 2x (masing2 klip berisi 2 zona sedangkan kita butuh 3 zona). Udah deh, kita masuk ke metro turun di Kobenhavn Central lalu pindah ke train yang melewati Ostenbro. Sampailah kita di Lille mermaid ūüôā

Objek wisata yang bisa dikunjungi di Copenhagen diantaranya adalah Taman Tivolli, City Hall, Str√łget, Amagertorv, Rundet√•rn, Nyhavn, Lille mermaid. Kita bahas satu per satu ya ūüėČ

  1. Kobenhavn Central Station

1375760_10201447856330876_554430754_n

Adalah stasiun pusat di kota Copenhagen Denmark. Semua kereta baik dari luar kota Copenhagen maupun dalam kota, transit di stasiun ini. Juga terdapat terminal bus di luar terminal kereta ini. Namun sayangnya sampai detik ini, Kobenhavn central statiun tidak terhubung dengan metro. Kalau kita naik metro, kita harus turun di stasiun Norreport untuk pindah jalur kereta maupun bus. Kabar baiknya, pemerintah Denmark masih membangun stasiun metro yang akan tergabung dengan Kobenjavn train station. Namun entah kapan seleseinya ūüėČ Di dalam Kobenhavn Central terdapat gerai makanan dari McDonald, seven eleven, penjual aksesoris, tempat pengiriman uang sampe penukaran mata uang asing. Butuh wifi? mampir aja ke McD, ngopi sambil menikamati wifi sembari posting foto di fb ūüėČ

2. Tivolli Park

1385747_10201447855850864_1144267918_n

Udah puas posting foto di fb? yuk kita ambil rute jalan kaki menyusuri objek -objek wisata di Copenhagen. Keluar dari Central Stasiun kita langsung disambut oleh taman Tivolli. Tivolli adalah amusement park yang didirikan untuk mewujudkan imajinasi Hans Christian Andersen, sang tokoh tersohor penulis buku cerita anak-anak. Tiket masuk taman ini adalah 100 DKK untuk dewasa dan gratis untuk anak usia dibawah 7 tahun. Kalau anda berniat mengunjungi taman Tivoli, maka sediakan satu hari extra mengunjungi Copenhagen. Karena Tivoli bisa menyita waktu seharian penuh jika kita benar-benar ingin menikmatinya.

3. City Hall

1380825_10201447855370852_279285743_n

Menyebrang dari Tivoli, kita akan menemukan City Hall. Bangunanya yang klasik sangat indah untuk kita nikmati sejenak. Kita juga bebas masuk sampe ke dalam hall nya, asalkan tenang dan nggak berisyik. Di City Hall ini akan sering kita jumpai pasangan Denmark menikah. Ya memang disinilah pencatatan sipil untuk warga Copenhagen yang ingin melaksanakan pernikahan. Di samping luar City Hall, kita akan menemukan patung Hans Christian Andersen duduk sambil menunjuk ke arah Tivoli garden. Bagi yang hobi narsis jangan lewatkan untuk berfoto di samping patung yang iconic ini.

4. Str√łget & Amagertorv

1002014_10201447853050794_854272854_n

Setelah selesai bernasis ria, mari kita masuk lebih dalam ke city centre Kobenhavn dengan melewati area Str√łget. Area ini adalah area pejalan kaki dimana dikanan kiri kita terdapat gerai shoping. Inilah pusat perbelanjaan kota Copenhagen. Bagi yang hoby shoping, disinilah tempat memanjakana mata dan menguras dompet.. hihihi. Terdapat banyak toko yang kita bisa masuki. Dari belanja souvenir, belanja baju, mainan anak sampai perabotan rumah. Terdapat tiga toko authentic Denmark yang sebaiknya anda kunjungi selama memasuki area ini yaitu Toko Leggo, The Royal Copenhagen, Georg Jensen. Kenapa tiga toko tersebut? Pertama, Leggo adalah karena Denmark adalah negara awal mula leggo berasal. Maka mengunjungi toko leggo di negara asal leggo menjadi pengalaman unik yang authentik. Kemudian, the Royal Copenhagen adalah ceramic paling terkenal di Denmark. Merk ini jugalah yang digunakan oleh kerajaan Denmark pada piring-piring dan peralatan makanya. Tapi hati-hati ya kalau masuk di toko ini.. jangan sampai mecahin apapun. Satu piring aja harganya bisa mencapai Rp 800,000,-. Toko ketiga adalah Geog Jensen yang letaknya di antara the Royal Copenhagen & Luis Vuitton. Denmark sekarang ini sangat terkenal dengan desain minimalis skandinavianya, dan Georg Jensen adalah salah satu desainer produk minimalis skandinavia yang sangat terkenal. Bolehlah kita melongok toko nya untuk melihat hasil desainnya. Tertarik? Silahkan merogoh kocek anda lebih dalam, satu desain tempat lilin ada di harga Rp 1,600,000,- :0 Keluar dari Georg Jensen kita akan mendapati air mancur Amagertorv yang iconic sebagai pusat kota Copenhagen. Disini kita bisa menikmati sejenak pemandangan dan wifi gratis dari cafe Eropa.

5. Rundetårn

Puas menikmati air mancur dan bermain dengan burung merpati, kita bisa melanjutkan perjalanan ke arah barat. Tak seberapa jauh maka kita akan menemukan Rundetårn alias Round Tower. Bangunan ini dulunya adalah gereja dengan menara berbentuk bulat memutar menjulang diangkasa. Dengan merogoh beberapa koin krone, kita dapat menyusuri Round tower hingga puncak menara dan menikmati kota Copenhagen dari atas.

6. Nyhavn

IMG_1330145751973

Puas menikmati Rundetårn, kita menuju Nyhavn dengan mengambil rute balik lagi ke Airmancur Amagertorv. Dari Airmancur, kita menuju ke utara, melewati Illum, Kongen Nytorv dan gedung Opera Copenhagen. Lalu sampailah kita di Nyhavn. Di sini kita bisa menikmati pemandangan rumah warna-warni dengan kanal yang menyediakan boat trip. Bila kita tidak tertarik untuk mengikuti boat trip, kita bisa sekedar menikmati Nyhavn sambil berfoto di icon kota Copenhagen yang paling terkenal ini ataupun sekedar duduk makan siang sambil ngopi.

7. Amalienborg Palace & Frederik’s Church

487965_10201447851730761_1793309295_n 555774_10201447852330776_939440403_n

Lanjutkan perjalanan ke arah utara maka kita akan menemukan Amalienborg Palace. Ini adalah istana kerajaan Denmark. Kalau kita beruntung kita bisa menyaksikan guard changging yang diiringi dengan drumband. Tepat di seberang Amalienborg Palace, terdapat Frederik’s Church yang berdesain ala Baroque Italy. Memang gereja yang juga dikenal sebagai The Marble church ini di desain sebagai miniaturnya St. Peter Basilica di Vatican, Roma.

8. Lille mermaid

Little Mermaid, Denmark (Photo Originally Owned by: Travel Bug Europe)

Mari kita lanjutkan perjalanan sedikit lagi ke utara maka kita akan sampai di kawasan patung Little Mermaid. Silahkan telusuri tepi laut yang jernih and follow the crowd. Maka kita akan menemukan si mermaid dikerubutin fansnya minta foto. 

*  *  *

Nah nggak susah kan mengeksplore Copenhagen hanya dalam waktu sehari? Goodluck and enjoy your vacation ūüėČ

Ayo ikut Berburu Aurora Borealis di “Winter Wonderland” Skandinavia 6-15 Desember 2014

Ny Havn, Copenhagen, Denmark

The Famous Ny Havn, Copenhagen (Photo Originally Owned by: Travel Bug Europe)

Desember nanti mau ke mana ya enaknya? Ikutan kita aja yuk Berburu Aurora Borealis di Skandinavia. Tour Winter Wonderland 6-15 Desember 2014 ini akan diadakan 10 hari dengan rute:

Jakarta-Copenhagen-Oslo-Trondheim-Stockholm-Helsinki-Jakarta

(Denmark-Norwegia-Swedia-Finlandia). Paket kita murah kok, cuma ‚ā¨ 999 aja ūüôā

Buruan daftar ya, karena harga akan naik sesudah 1 Oktober 2014.

Info lebih lanjut silakan tulis alamat email ya di kolom komentar. Atau boleh  juga kirim email ke kita:

travelbugeurope@gmail.com

This tour Organized by:

Travel Bug Europe

Head Office: Den Haag, The Netherlands

Little Mermaid, Denmark (Photo Originally Owned by: Travel Bug Europe)

Little Mermaid, Denmark (Photo Originally Owned by: Travel Bug Europe)

Palace's Guard, Copenhagen (Photo Originally Owned by: Travel Bug Europe)

Palace’s Guard, Copenhagen (Photo Originally Owned by: Travel Bug Europe)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Winter Wonderland Skandinavia

Romantic Paris

64951_4534733278943_427658097_nSepertinya adalah menu wajib bagi semua orang Indonesia untuk mengunjungi kota Paris. Kota yang didaulat sebagai kota paling romantis sedunia, paling luxurious, paling fashionable, dan identik muahaaal. Kalau udah foto di depan Eifel Tour itu rasanya seperti mayoritas travel list sudah terpenuhi. Hayo siapa yang nggak kepingin pergi ke Paris?

Hehehe.. sebegitu dahsyat nya kah kota Paris? Mari kita berkunjung dulu dan berkeliling kota Paris sebelum memberikan judgement ya ūüôā

Mister Ayank yang sangat romantis, ingin mewujudkan harapan saya menginjakkan kaki di kota Paris. Kami memutuskan untuk road show alias menggunakan mobil dari Belanda ke Paris. Pertimbangannya, bila kita melihat sesuatu yang indah dan menarik di sepanjang jalan, kita bisa berhenti mampir. Perjalanan antar negri ini idealnya dapat ditempuh dalam waktu 4 jam. Coba bayangkan kalo kita di Indonesia, 4 jam berkendara ya masih juga di satu provinsi, saking luasnya negara kita. Perjalanan kami terbilang cukup lanacar. Hmm.. sejujurnya? saya tidur sepanjang jalan ;D

412814_4511718423586_1780416833_oMulai memasuki kota Paris, terlihat pemandangan padat penduduk. Bahkan terdapat sudut-sudut kumuh di bawah jembatan yang tidak pernah saya lihat pemandangan serupa di Belanda. Saya kaget sih.. ternyata ada penghuni bawah jembatan juga di kota paling terkenal akan ke-luxurious nya di dunia, macam di Jakarta aja. Lalu lintas kota Paris juga sangat sibuk dan macet. Pengendara mobil di Paris terkenal sebagai pengendara ceroboh di Eropa, sama seperti pengendara di Roma. Tapi kalo kita pernah hidup di Jakarta, ya kita tenang aja, penyupir-penyupir di Paris nggak ada apa-apanya deh ;p

457839_4511761504663_1067592100_oKita sampai di hotel menjelang sore. Kita memutuskan untuk menggunakan metro selama berjalan-jalan di kota Paris dan meninggalkan mobil di parkiran hotel. Pertimbangannya karena sangat susah sekali mencari parkir di pusat kota Paris. Selesai check in, kita langsung ngabur ke station metro terdekat dan mengunjungi Eifel tour dari Trocadero hall. Trocadero hall adalah viewing point alias tempat untuk melihat Eifel tour dari jarak yang sedang. Tempat ini sengaja di bangun untuk dapat menikmati keindahan Eifel Tour baik di siang maupun malam hari. Banyak orang-orang menuju ke hall ini untuk berfoto maupun sekedar menikmati menara besi ini. Hmm.. banyak lhoh orang Indonesia yang lagi heboh berfoto berbagai gaya bersamaEifel ūüôā Sedang kami berdua, sangat menikmati menatap menara ini yang kerlap-kerlip indah di malam hari. Lalu kita pulang dan beristirahat.

Keesokan harinya kita akan mengunjungi berbagai turis objek seperti Jardin de Luxembourg, Notredame, Arch de Triumph, Pantheon, Musee de Louvre, Pont LÀrcheveche, Moulin Rouge, Sacre Cour, Galeria Lafayette, Plaza de la Concord , Opera, Champs Elysees, Eifel tower (again). Wah banyak banget ya jadwalnya. Mari kita uraikan satu per satu biar nggak ruwet.

1. Eifel tower

Eiffel dari Champ de Mars Eiffel dari Trocadero Hall Icon utama kota Paris ini didaulat menjadi tempat wajib tampil di foto-foto  para turis yang berkunjung ke Paris. Awal mulanya pada tahun 1800-an, major kota Paris ingin membangun suatu icon untuk kota untuk menyambut Exposition Universelle of 1889, World fair yang diadakan di kota Paris. Arsitek Stephen Sauvestre  di daulat untuk menyeleseikan proposal pembuatan menara. Sedangkan pengerjaanya dilakukan oleh insinyur Gustav Eiffel. Nama menara ini pun menggunakan nama belakang sang insinyur, Eiffel. Ada dua tempat menarik untuk bisa melihat Eiffel yaitu Champ de Mars dan Trocadero Hall. Trocadero hall adalah tempat yang sudah kami kunjungi malam kemarin. Ini adalah point view untuk melihat Eiffel dari jarak yang sempura. Sedangkan Champ de Mars adalah taman di mana menara Eiffel berdiri. Manakah tempat terbaik untuk melihat Eiffel? Kalau ingin berfoto dan menikmati suasana, dari Trocadero hall adalah jarak yang sempurna. Tapi kalo penasaran pengen colek si menara besi dan pingin naik ke atas Eiffel, silahkan datang ke Champ de Mars. Tapi ya siap-siap datang pagi karena antreannya panjang seperti ular naga. Namun dari tempat ini tidak begitu sempurna untuk berfoto bersama Eiffel karena menaranya terlalu besar untuk dicakup utuh oleh kamera. Yang menggunakan metro, silahkan turun di stasiun Bier-Hakeim.

Kami tidak naik ke atas menara karena antrean yang cukup panjang dan ya memang tidak tertarik untuk naik. Kami duduk di bangku taman di dekat kaki Eiffel untuk menikmati suasana dan kebersamaan. A fine romantic morning infront of the Eiffel.. weww..

2. Jardin de Luxembourg

9457_4558667877293_711119023_n

551164_4558679237577_300441527_n 307538_4558669797341_1209985520_n

603223_4558680837617_487651799_nJardin de Luxembourg dulunya adalah sebuah istana yang dibangun oleh Marie de’Medici, janda dari Raja Henry IV.¬†¬†Familiar kah anda dengan nama belakang tersebut? Medici family of Firenze pernah saya ceritakan di tulisan saya tentang Firenze Italia. Silahkan di simak lagi ya. Dan yah, Madame Marie ini memang sangat merindukan kampung halamannya di Firenze sehingga ingin membangun imitasi dari Pitti Palace of Firenze. Maka jadilah Jadine de Luxembourg. Namun pasca Revolusi Perancis, istana ini kemudian di rebut oleh para republikan dan sekarang dijadikan tempat Senat alias DPR. Sedangkan tamanya menjadi taman terbuka terluas di Paris. Siapapun boleh datang dan bersantai di taman yang indah ini.

3. Katedral Notredame

546187_4534751279393_466195268_nKatedral ini termasuk salah satu iconic objek wisata di kota Paris. Dengan arsitektur bergaya ghotic, Katedral ini berdiri megah dan indah. Jika ingin memasuki Notredame jangan lupa datang pagi karena antreannya tak jauh beda dari antrean menara Eiffel. Masuk ke Notredame juga tidak dipungut biaya jadi aman untuk kocek kita. Ada beberapa peraturan yang harus kita patuhi ketika kita berada di dalam Notredame. Yaitu dilarang berisik, yah maklumlah kan kita harus menghormati tempat ibadah dan menghormati orang lain yang sedang khusyuk beribadah. Peraturan kedua yaitu boleh memfoto tetapi tidak boleh menggunakan flash kamera. Selesei berkeliling Katedral, silakan berjalan menyusuri sungai ke arah belakang Notredame. Maka kita akan melihat jembatan cinta yang terkenal seantero dunia, Pont LÀrcheveche.

4. Pont LÀrcheveche, Jembatan Cinta

9501_4558754759465_250084726_n

9501_4558753999446_1344599725_n 304572_4558754359455_396230052_n

393049_4558755039472_928478206_nPont¬†L√Ärcheveche lebih dikenal sebagai jembatan cinta oleh warga di seluruh dunia. Di kanan dan kiri sepanjang jembatan ini penuh bergantung ratusan ribu gembok cinta dari seluruh penjuru dunia. Sangat menarik sekali melihat bagaimana orang Eropa mempercayai mitos menempelkan gembok di jembatan-jembatan sebagai simbol menggembok hati dan cinta pasangan masing-masing ūüôā Memang sih romantis tapi kalo kaya gini kan ngeri juga lihatnya ya.. hehe.. Saya sih sibuk memperhatikan para gembok-gembok tersebut. Sampai ada yang niat banget lho bikin gembok cintanya, udah sengaja pesan gembok dengan bentuk cinta bahkan diukir nama pasangan tersebut.¬†Hayo yang punya pasangan, siap-siap bawa gembok ke Paris buat dipasang di jembatan cinta diatas Seine river.

5. Arch de Triumph

Arch de Triumph juga salah satu bangunan iconic dan wajib dikunjungi oleh para turis. Arch ini dibangun oleh Napoleon Bonaparte untuk menghormati rakyat Perancis yang meninggal selama perang revolusi dan perang Napolean. Terdapat dua macam Arc de Triumph yaitu Arc de Triumph du Carrousel di dekat Musee du Louvre dan Arc du Triomphe de l’Etoile. Arc du Carrousel inilah yang diklaim oleh anaknya si Amin Ra*s di novelnya yang katanya patung manusia menarik kuda di Arc de Triumph dibangun oleh Napoleon menghadap ke arah kiblat Mekkah. Bahwa Axe histourique sengaja dibangun oleh Napoleon sebagai ungkapan jalan kemenangan menuju kiblat. Well, belum ada bukti scientifik untuk kesimpulan anak sang tokoh besar RI tersebut. Masih harus mengumpulkan bukti yang kuat untuk mengklaim “keislaman” Napoleon. Napoleon memang pribadi yang menarik. Berkat jasa Napoleon lah negara barat (dan kita) mempunyai konsep berbangsa, bernegara dan bersatu. Diyakini sebelum masa kekuasaan Napoleon, masyarakat Eropa banyak terdiri dari raja-raja vasal dan kerajaan yang berperang satu lawan lain memperebutkan daerah kekuasaan maupun mempertahankan wilayah dari tetangga. Maka Napoleon merubah arah pondasi kenegaraan di Eropa yang tentunya kita rasakan dampaknya juga sebagai generasi baru Asia pasca perang dunia II. Walaupun tidak semua negara eropa melepaskan sistem kerajaannya namun pandangan Napolean akan berbangsa dan bernegara tetap merubah konstelasi dunia Eropa pada masa itu.

6. Champs Elysees

Dari¬†Arc du Triomphe de l’Etoile kita tinggal menyebrang saja untuk menyusuri the famous Champs Elysees.¬†Champs Elysees adalah nama jalan yang sangat terkenal di seantero jagad akan kemewahanya. Di sepanjang jalan inilah pusat toko-toko fashion mewah dan rajanya mahal. SEbutkanlah semua barang branded buatan Perancis dan desainer kelas dunia semua ada di sini. Beberapa toko bahkan juga memasang bodyguard berbadan gedhe di depan pintu yang membatasi berapa jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk ke dalam toko tersebut.

7. Plaza de la Concord

735173_4558814760965_612220197_nJika kaki kita belum capek berjalan menyusuri¬†Champs Elysees, kita akan menemukan Plaza de la concord. Plaza ini berada di tengah-tengah antara dua Arch de triumph (Du Carrousel di dekat Musee du Louvre dan Arc du Triomphe de l’Etoil). Di tengah-tengah plaza ini terdapat tugu Obelisk aseli dari Mesir. Bagi saya yang mengikuti cerita Maria Antoinnette, Ratu Prancis dari Raja Henry ¬†XVI, sebenarnya sedih menatap plaza ini. Kenapa? Di Plaza de la Concord inilah Sang ratu dan Sang raja di guillotine oleh rakyatnya alias dihukum pancung dengan pisau jagal yang amat sagat tajam. Membayangkan bagaimana marahnya rakyat Perancis pada masa revolusi tersebut tepat di plaza ini. Meneriaki, menghina dan mungkin melempari Raja dan Ratunya yang dianggap nista. Entah bagaimana emosi dan perasaan Louis XVI dan Antoinette dihadapan masa yang menghakiminya. Membayangkan kepala Antoinnette menggelinding dan darahnya mengalir di jalanan Plaza de la Concord. Hingga Napoleon pun pernah berkata bahwa tak seharusnya Perancis menghukum mati raja dan ratunya sendiri karena bagaimanapun juga mereka adalah simbol negara. Rakyat Perancis sangat benci dengan Antoinnette yang bermewah-mewahan, sibuk dengan judi, fashion dan barang mahal sehingga menghabiskan kas negara. Namun lihatlah Paris sekarang, pusat fashion dan kemewahan dunia.

8. Musee de Louvre

551172_4558530553860_1636020737_n 1131_4558129143825_1931145015_n

Masih belum lelah berjalan, silahkan terus saja menyusuri jalan menuju Arc de Triumph du Carrousel. Maka dibelakangnya, kita akan menemukan Musee de Louvre. Louvre sebenarnya adalah museum nasional di mana kita bis amelihat langsung lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci. Waktu itu kami memolih untuk tidak masuk ke dalam museum dan cukum hanya menikmati senja dari luar saja. Selain istirahat karena capek, kita juga sibuk berfoto saja di sini. Dengar-dengar lukisan Monalisanya juga sangat kecil.. hehe..

9. Moulin Rouge

Kincir angin warna merah di atas atap bangunan rumah. Apalagi kalo bukan Moulin Rouge. Sebenarnya kawasan ini adalah kawasan Red Light Districtnya Paris. Namun Moulin Rouge lah yang sangat terkenal sebagai tempat mewah yang menyajikan pertunjukan “seni”. Untuk memasuki Moulin Rouge anda harus reserved berminggu-minggu sebelumnya dan diwajibkan menggunakan baju formil macam mau jalan di Red Carpet. Untuk tiketnya saya tidak tahu pasti karena kita nggak masuk ;p yang pasti, siap-siap merogoh kocek tebal anda. Sebenarnya banyak Bar lain di sekitar Moulin Rouge yang lebih santai yang menyajikan pertunjukan-pertunjukan panas juga. Selain bar dengan pertunjukan panas, di sepanjang jalan ini juga sangat mudah ditemukan Sex-toys-shops. Oh ya satu hal lagi, ingat foto Marlyn Monrow ber dress putih yang dia sibuk memeganggi dress nya yang kena angin itu? Nah Marlyn berfoto di jalan di depan Moulin Rouge. Memang ada angin yang sengaja di keluarkan dari bawah tanah. Silahkan mencoba berfoto ala Marlyn monrow tertiup angin di depan Moulin Rouge. Tapi jangan lupa pakai rok tentunya biar bisa berkibar.. hehe..

10. Sacre Cour

Adalah gereja dengan arsitektur yang sangat indah. Namun untuk menuju ke sini diperlukan pengorbanan yang lumayan karena kita harus mendaki tangga yang sangat banyak. Maka siapkan stamina anda dan tinggalkan high hills di rumah saja. NAmun tentunya pengorbanan kita akan berbuah manis karena pemandangan dari Sacre Cour sungguh sangat indah. KIta bisa melihat kota Paris dari ketinggian. Masuk ke Sacre Cour juga gratis tidak di pungut biaya. Namun berbeda dengan Notredame, di sini kita tidak diperbolehkan mengambil foto dari dalam.

11. Galeria Lafayette

318029_4558810600861_1209820874_n  550908_4558845241727_16148471_n

Adalah semacam shoping indoors alias mall yang sangat terkenal di Paris. Di sini bisa ditemukan semua barang branded dari seluruh dunia, utamanya adalah dari desainer Paris. Siapakah pengunjung Galeria Lafayette? Ibu-ibu INdonesia. hahaha.. lucu juga kalo ngelihat ibu-ibu ini lagi belanja ya.. semuanya mau dibeli buat si ini.. si itu.. si ono.. hahaha.. ribut sendiri..

12.  Opera

735158_4558812800916_828770419_n

Dari Galeria Lafayette kita bisa berjalan kaki menuju Opera. Opera ini adalah tempat pertunjukan teatrikal terkenal di Paris. Melihat arsitektur luarnya saja sudah sangat menarik. Tapi waktu itu sedang tidak ada acara di Opera ini. Sehingga kami hanya duduk-duduk menikmati suasana bersama ūüôā Banyak juga turis seperti kami yang sedang asyik menikmati suasana malam di teras Opera Paris.

13. Pantheon

545128_4558756839517_1079418988_n

Adalah bangunan iconic lain yang sangat terkenal di Paris. Namun apakah Pantheon itu? Sebenarnya Pantheon adalah makam. Kita bisa masuk ke bawah tanah Pantheon ini untuk melihat makam/ peti batu. Jadi orang-orang yang meninggal di sini tidak dikubur tapi cukup dimasukkan ke dalam peti batu dan dipertontonkan. Jadi inget film yoko dan bibi lung yang tidur di peti batu ya.. hehe.. Mayoritas adalah orang-orang terkenal atau berdarah biru yang dikubur di Pantheon. Beberapa scientist juga dikuburkan di sini seperti Fisikawan Voltair dan negarawan. Hari menjelang malam dan suasana di dalam ruang bawah PAntheon semakin mencekam. Saya pun menarik si kangmas keluar dari Pantheon sebelum salah satu peti batu terbuka karena penghuninya kesal dengar suara berisik sepanjang hari ;p

1511_4558001900644_177505378_n 427772_4558000140600_1509365530_n

543296_4558757039522_996222869_n

 

 

 

 

Paris: “Republik Rakyat” CHATELET

72893_4580835471469_782226847_nAda yang sangat menarik perhatian saya kala berkeliaran di kota Paris. Bukan Eiffel tower bukan pula Musee de Louvre, tapi Republique Chatelet. Apakah itu?

Republique Chatelet adalah Republik berdaulat yang berdiri di bawah tanah kota Paris. Walau matahari tak sudi mampir di Republik ini tapi dijamin selalu benderang seterang neon. Itulah ajaibnya Republik ini! Bahkan siang di sini ada 20 jam dan malam cuma 4 jam, hampir tak pernah tidur. Musim di Republik ini pun berbeda dari negara-negara Eropa kebanyakan yang biasanya 3-4 musim. Di Republik ini hanya ada satu musim: panas, tanpa ada hujan sama sekali. Jadi tak perlu repot membawa-bawa payung.

268415_4580836071484_206023562_nPenduduk Republik Chatelet juga ajaib. Saking malasnya berjalan kaki, maka mereka cukup berdiri saja dan menyerahkan pekerjaan melelahkan itu pada eskalator berjalan. Jika lebih malas lagi, mereka akan menunggu datangnya kendaraan ajaib yang bising tapi panjang sepanjang ular piton. Mereka lalu duduk manis sambil merem dan abrakadabra sudah berpindah tempat. Tidak ada ketakutan akan macet dan lalu lintas ruwet yang tergambar di raut muka penduduk Republik ini. Mereka sungguh orang-orang yang optimis akan mobilitasnya yang akan tanpa hambatan. Mereka pun tak perlu khawatir kekurangan suatu apapun, karena beragam toko aneka macam buka 20 jam di sini. Dari toko souvenir, kedai kopi, mini market, restaurant sampai shoping mall underground dapat ditemukan di Republik ini. Jangan pula berani macam-macam di Republik Chatelet karena ada tentara lengkap dengan senjata siap dikekang yang berkeliaran menjaga keamanan.

542163_4580835791477_1959919539_nKeuntungan menjadi warga negara Republique Chatelet adalah: menjadi sakti mandraguna! Gimana nggak sakti kalau tiba-tiba bisa muncul di Musee de Louvre dari bawah tanah.. Sepuluh menit kemudian bisa muncul lagi di Eiffel tower dari bawah tanah.. dan lalu, tak terbendung lagi kesaktiannya karena bisa bangkit dari bawah tanah di seantero kota Paris.

527368_4558016621012_1851170688_nHahaha… ah nggak perlu serius-serius amat baca tulisan saya ya. Chatelet adalah nama station metro terbesar di kota Paris. Saking besarnya hingga membuat ketertakjuban saya berbuah imaginasi ūüôā Beruntung saya menjelajahi dua sisi negeri ini: Paris dan Chatelet. Membuat saya merasakan sensasi menjadi manusia bawah tanah kota Paris. Merasakan sensasi perbedaan keter-takjub-an antara bangunan dari masa kuno yang besar-besar ala kota paris dengan hamparan lorong putih peradaban masa depan ala “Republique” Chatelet. Seperti time travel rasanya, perbedaan waktu di kedua negeri ini pun cukup tajam. Jika malam gelap sudah menggeragapi kota Paris maka “Republik” Chatelet tetap menyambut dengan siang yang terang ala neon. Lucu sekali rasanya, mereka hanya dipisahkan oleh gundukan tanah. Serasa satu alam tapi beda dimensi ;p

Saya dengar berita dari ibukota di tanah air saya, ingin sekali punya republik bawah tanah seperti ini ya? Semoga kita semua bisa sakti mandraguna sesakti peradaban penduduk Republique Chatelet ;D

Salam,

The Queen Of Republique Chatelet 

Schengen, The Historical Town of EU

1619195_10202814978708081_6329917301108490641_nSchengen is a named of a town in Luxembourg. Once we arrived in this town, honestly we found nothing special of its architecture or building. So how come it became the inspiration for no boundary treaty within Europe?

Benelux (Belgium, Nederland, Luxembourg) are the forerunner of how integration of custom and cooperation happen in Europe since 1944. Later on 1951, together with Germany, France and Italy, they formed European Coal and Steel Community. Then, we can see it as a formed transferred into European Union in nowadays.

Schengen town is located in the border of Luxembourg (Benelux), Germany and France. So that it is a perfect location for signed an integration of custom’s treaty. The other interesting thing is that the treaty was signed in a Boat! The boat that sailing in De Mosselle, river of three country and landed in Schengen.

“So that we can travel around Europe without worry of immigration and custom on each borders”, Zegt mijn schat ūüôā

Thank you Schengen! ūüôā

Resep Pasta Pesto Champignon

Testaroli al Pesto

Testaroli al Pesto

Read the full post »

Netherlands : De Delft Blauw

   
Delft is an interesting tiny city in the Netherlands. Have we ever saw a blue ceramic souvenir from the Netherlands? Yep, that must be product originally from Delft. That’s why Delft is very famous by its ‘Delfts Blauw’, a hand painting arts in the ceramic objects. The objects that usually used for painting are vase, glass even plate in a blue color of painting. The arts spread in south Holland until east Holland since 1560.¬† But the best quality of the products at those time were produced from Delft. So that until now on those branded still strongly attached to the city of Delft. Beside for souvenir shopping, there are so many things to do too that we can explore from the beautiful city of Delft. Laten wij gaan! Kom!
*HOW TO GET THERE
Delft located between Den Haag and Rotterdam. So the route information that I will provide is from those both city.
* Den Haag-Delft:
1. Trem no 1 from Spui (City centre of Den Haag) heading to Delft Tanthoft. Get off in the halte of Prinsenhoff. Walks around 5 menit to Prinsenhoff and the city centre of Delft. (Ticket trem 2.50 Euro)
2. Train from Den Haag Central Station or Den Haag Holland Spoor to Delft. (Ticket 2.50 Euro)
Tips 1:
Jika kita ingin lebih hemat dalam perjalanan maka belilah OV Chipkaart sebagai kartu sakti yang bisa digunakan untuk seluruh transportasi darat di Belanda (trem, bus, metro, kereta). Jika kita punya OV Chipkaart, harga tiap perjalanan akan dihitung pada berapa kilometer yang kita tempuh. Dan biasanya, di bawah 2,50 Euro (April 2012). Pembahasan tentang macam-macam transportasi dan OV chipkaart akan saya buatkan tulisan khusus.
Tips 2: Jangan takut berjalan kaki! Aseli, nggak akan kerasa capek karena udara di Belanda sangat dingin (saat ini sedang spring, suhu udara rata-rata 8 derajat celcius di siang hari) dan justru lebih baik kita menghangatkan tubuh dengan bergerak lebih aktif! ;)* Rotterdam-Delft-Den Haag (atau sebaliknya)
Jika kita tidak punya banyak waktu, kita bisa menyingkat perjalanan mengunjungi tiga kota ini dalam satu hari menggunakan kereta api. Kita tinggal membeli tiket kereta dari Den Haag ke Rotterdam (ataupun sebaliknya). Rute ini akan melewati kota Delft, yang tentunya sayang jika kita lewatkan. Untuk dapat diketahui, tiket kereta di Belanda berlaku untuk seharian penuh dan yang kita beli adalah rute, bukan waktu/jam keberangkatan. Jadi misal, kita beli rute Den Haag-Rotterdam, kita boleh turun di Delft dan main-main 3 jam. Lalu berangkat lagi dari Delft -Rotterdam tanpa harus membeli tiket lagi. Karena memang aturannya, kita membeli rute dan tidak tergantung waktu kapan kita menggunakannya asal masih dalam satu hari.
 
Hal ini saya alami. Waktu itu saya membeli tiket kereta dari Rotterdam-Den Haag Central Station, sedangkan dua teman saya yang ingin pulang ke Delft membeli tiket Rotterdam-Delft. Setelah berada di dalam kereta, si teman membujuk saya¬†mampir ke Delft untuk minum chocomelk dan appel taat. Saya berusaha sekuat tenaga untuk menahan diri dari godaan chocomelk dan appel taat tersebut dengan berdalih pada teman kalau saya sudah terlanjur membeli tiket Rotterdam-Den Haag, jadi thoh saya nggak mau rugi kalau harus kehilangan beberapa Euro lagi untuk beli tiket lagi Delft-Den Haag. Kontan, teman saya yang sudah berpuluh tahun tinggal di Belanda itu langsung ketawa, dan mulai menjelaskan aturan main pembelian tiket ‘rute’ kereta di Belanda yang tidak bergantung pada waktu keberangkatan asalkan masih dalam satu hari. Oh ya, berhubung teman saya ada yang pegang korting kaart kereta api maka dua teman seperjalanannya pun ikut kecipratan jatah korting 40%. Harga tiket Rotterdam-DH pun jadi 3,50 Euro setelah korting 40%. Sedangkan Rotterdam-Delft jadi 2,70 setelah korting 40%. ( Harga¬†tiket pada¬†April 2012).
*PLACE TO EXPLORE:
1. City Centre
 
2. Gereja
Di gereja ini tempat jasad Hugo de Groot dimakamkan. Selain itu juga ada beberapa makan tokoh ternama di masa lalu.
3. Museum Prince Willems Van Oranje
4. Museum Nusantara
5. Grote Markt
6. Street Market
Setiap hari kamis dan sabtu akan ada street market di hall Grote Markt, Delft. Beraneka pedagang tumpah ruah, silahkan di absen. Mulai dari penjual bunga segar, penjual baju, penjual sepatu, hingga kedai penjual ikan haring dan ikan panggang. Haring adalah jenis ikan yang menjadi makanan khas. Orang belanda biasanya memakan nya mentah-mentah saja. Waktu itu saya pun iseng mencoba roti+ikan haring+bombay. Rasanya? Kalau anda menyukai sushi, mungkin anda akan menyukai ikan haring juga! Tapi kalau saya disuruh makan lagi, saya lebih pilih ikan panggang aja deh! ;)) But it is Okay to try Haring for me.. for once in my life time! ūüėČ ( Harga ikan Haring+roti, 2 Euro).
7. Party
* MAKANAN
-Restoran Turky
Kapsalon lamb/Kip. Terdiri dari lambs alias daging kambing atau kip alias ayam dan patat (kentang goreng) lalu di taburin keju dan mayones di atasnya. Hmmm…sedaaap! Harga porsi kecil 3 Euro, porsi besar 6 Euro. Buat saya, porsi kecil saja udah super kenyaaang!
-Chocomelk + Appel taat
 
 
Banyak kedai kopi di Delft karena kota ini adalah kota pariwisata. Terutama ketika musim semi dan musim panas, kedai-kedai ini akan membuka teras outdoor untuk pengunjung agar bisa menikmati sinar matahari sambil minum kopi, coklat maupun bir. Tapi yang pualing saya suka adalah kedai Kobus Kuch di Grote markt belakang gereja. Appletaat dan chocomelk nya mantabh! Harga total: 6 Euro.
*SHOPPING & SUVENIR

My Poor Bromelia :(

Bromelia jenis Aechmea fasciata Semakin hari semakin cokelat saja warna kelopak bunga di kuncup Bromelia kesayanganku. Daun warna perak nya pun lama kelamaan merunduk layu satu per satu. Sedih sekali rasanya hati ini.. *Cuihh mulai lebay ;D What I`ve done wrong?

Semakin rajin browsing mengunjungi blog maupun forum yang membicarakan tentang Bromelia. Ternyata aku menemukan banyak orang-orang gelisah sepertiku. Dan semakin mengetahui permasalahan nya malah semakin geli. Ada yang bingung persis seperti aku, bromelia nya berubah cokelat. “What I`ve done wrong? Can I make the color return into pink again? please tell me how?”

Kiranya begitu juga perasaan saya.. Paling ngga enak karena si bunga kan dari Kangmas. Ntar di kirain kita males ngerawat or ngga menghargai pemberian spesial nya ituh! If I could I would turn it into pink again! No matter What?!? Or should I buy another Bromelia and hiding this one, then I will starting over again ;D Tapi tunggu dulu, itu namanya curang. Sebelum pikiran berlanjut ke hal-hal yang lebih aneh (seperti: memotong bagian coklat bunga & menyisakan yang warna pink aja, membeli cat warna pink buat nge cat warna cokelat nya, dll) Saya pun melanjutkan membaca apakah ada solusi dari forum tersebut.

Ternyata si punya forum menjawab bahwa: “Dont worry. You really did not do anything wrong! It is natural that the flower will get into brown. It just the way that¬†it should have be…” Piuffhh.. sedikit lega mendengar pernyataan tersebut. Namun juga sedikit tergelitik menyadari bahwa selama ini aku mengkhawatirkan sesuatu yang aku kira akulah penyebab perubahan warna pada bunga bromeliaku gara-gara jarang kasi air, atau kurang sinar matahari.. And as you know that¬†I keep blame my selft just like the guy on the forum did ;D

Namun pernyataan-pernyataan si pemilik forum berikutnya, membuat hatiku terpatah-patah! ūüė¶

Bahwa Bromelia hanya bisa berbunga sekali dalam seumur hidupnya! Siklusnya, sekali berbunga indah, bunga berubah warna lalu si taneman mati!! Ini artinya siklus hidup Bromeliaku sudah tak lama lagi! Walaupun berita baiknya adalah akan tumbuh tunas di sela-sela tanaman induk, tapi itu tetap tidak menghibur! Si taneman baru, harus dipisahkan dari sang induk ketika cukup umur untuk dikembangkan menjadi Bromelia baru. Si anakan akan hidup dan tumbuh, minimal 3 tahun kemudian baru bisa berbunga, tapi ya tentu saja setelah itu mati seperti induknya!

Aku pun mengadu pada si Kangmas tepat setelah si Kangmas pulang Kantoor. Pertama untuk meluruskan bahwa si bunga berubah cokelat itu alami, bukan salah¬†eike yang ngga rajin kasih air ;D dan Kedua bahwa siklus hidup si bunga ngga akan lama lagi ūüė¶

Lalu si Kangmas pun menjawab, “It is sad!! How is¬† it possible? three years more for another pink flower then they die again? Phffftttttthhhhh!!! Really Unique but complicated flower, yet so beautiful! But I don`t have any patient for waiting another 3 years, Honey!”

Bromelia-ku sayang, Bromelia-ku malang. Masih duduk manis di sudut meja living room menemani kebersamaan kami. Namun ia menghitung hari dalam diam nya, menghitung sisa umur berapa¬†lama lagi waktu nya untuk menemani kami ūüė¶

 

Bromelia-ku

Bromelia Jenis Aechmea FascinataBromelia-ku.. Bromelia-ku…

Waktu itu si ayank pulang kerja, tumben kok kethok-kethok pintu. Biasanya juga langsung masuk rumah aja (thoh rumah dia sendiri ;D). Pas aku bukain pintu, dia nanya:

¬†Ayank: “Hi honey.. how are you?”

Me¬†¬†¬†¬† : “Happy! Im happy, you¬†come home! *o*”

Ayank: “Right answear! because I bring you a surprise!!”¬†(Ayank ngeluarin¬†tanaman super lucu dari balik punggung nya..)

Me¬†¬†¬† : “Woww!! Thank you honey… Im¬†super happy! I really do like this flower! I have ever see this flower in Keukenhof.. but I had never expecting that I will have this plant!!”

Ayank: “Oh really? Im glad that you like it honey.¬†At the first I would buy a flower for you but when I walk in to the Cassa, I saw those plants and very cute. I dont know why but¬†it¬†was a strong feeling to pick those plants. Im glad if you like it!”

Begitulah awal mula aku dapat Bromelia kesayanganku ini. Tanaman ini lucu, sejenis nanas-nanasan. Namun bedanya, kalau nanas bisa tumbuh buah tapi bromelia cukup berbunga indah saja. sebenarnya ada aneka macam bromelia. Ada yang bunganya merah, kuning, biru dan lain-lain. Bromelia-ku berbunga pink lucu. Bromelia jenis Aechmea Fascinata.

Hari itu juga, kami langsung semangat browsing di internet tentang cara merawat tanaman bromelia. Rata-rata di internet di bilang perawatan nya sangat gampang. Bunga ini hanya perlu disiram 1 minggu sekali. *Batinku, wah.. cocok inih.. aku kan ngga rajin-rajin amat ngerawat tanaman ;P. Lagi pula, tanaman ini punya umbi di dalam tanah yang bisa menyimpan cadangan air. Maklum saja, asal tanaman ini adalah negara tropis, seperti Brazil dan Uruguay.

Satu minggu kemudian berjalan. Tapi lama-lama si bunga pink ini berubah warna, jadi cokelat ūüė¶ Minggu pun berganti minggu dan warna cokelat layu di bunga Bromelia ini semakin menyebar banyak. Padahal aku udah rajin kasih air seminggu sekali lhoh!! Gimana ini ya?

Aku sempat browsing lagi, ada yang bilang kalau bunga bromelia yang berubah warna jadi cokelat itu alami aja. Memang akan begitu. Dan kita harus memangkas bunga cokelat yang layu itu agar nanti tumbuh tunas baru. (Nimas dan Remco)