My Poor Bromelia :(

Bromelia jenis Aechmea fasciata Semakin hari semakin cokelat saja warna kelopak bunga di kuncup Bromelia kesayanganku. Daun warna perak nya pun lama kelamaan merunduk layu satu per satu. Sedih sekali rasanya hati ini.. *Cuihh mulai lebay ;D What I`ve done wrong?

Semakin rajin browsing mengunjungi blog maupun forum yang membicarakan tentang Bromelia. Ternyata aku menemukan banyak orang-orang gelisah sepertiku. Dan semakin mengetahui permasalahan nya malah semakin geli. Ada yang bingung persis seperti aku, bromelia nya berubah cokelat. “What I`ve done wrong? Can I make the color return into pink again? please tell me how?”

Kiranya begitu juga perasaan saya.. Paling ngga enak karena si bunga kan dari Kangmas. Ntar di kirain kita males ngerawat or ngga menghargai pemberian spesial nya ituh! If I could I would turn it into pink again! No matter What?!? Or should I buy another Bromelia and hiding this one, then I will starting over again ;D Tapi tunggu dulu, itu namanya curang. Sebelum pikiran berlanjut ke hal-hal yang lebih aneh (seperti: memotong bagian coklat bunga & menyisakan yang warna pink aja, membeli cat warna pink buat nge cat warna cokelat nya, dll) Saya pun melanjutkan membaca apakah ada solusi dari forum tersebut.

Ternyata si punya forum menjawab bahwa: “Dont worry. You really did not do anything wrong! It is natural that the flower will get into brown. It just the way that it should have be…” Piuffhh.. sedikit lega mendengar pernyataan tersebut. Namun juga sedikit tergelitik menyadari bahwa selama ini aku mengkhawatirkan sesuatu yang aku kira akulah penyebab perubahan warna pada bunga bromeliaku gara-gara jarang kasi air, atau kurang sinar matahari.. And as you know that I keep blame my selft just like the guy on the forum did ;D

Namun pernyataan-pernyataan si pemilik forum berikutnya, membuat hatiku terpatah-patah! 😦

Bahwa Bromelia hanya bisa berbunga sekali dalam seumur hidupnya! Siklusnya, sekali berbunga indah, bunga berubah warna lalu si taneman mati!! Ini artinya siklus hidup Bromeliaku sudah tak lama lagi! Walaupun berita baiknya adalah akan tumbuh tunas di sela-sela tanaman induk, tapi itu tetap tidak menghibur! Si taneman baru, harus dipisahkan dari sang induk ketika cukup umur untuk dikembangkan menjadi Bromelia baru. Si anakan akan hidup dan tumbuh, minimal 3 tahun kemudian baru bisa berbunga, tapi ya tentu saja setelah itu mati seperti induknya!

Aku pun mengadu pada si Kangmas tepat setelah si Kangmas pulang Kantoor. Pertama untuk meluruskan bahwa si bunga berubah cokelat itu alami, bukan salah eike yang ngga rajin kasih air ;D dan Kedua bahwa siklus hidup si bunga ngga akan lama lagi 😦

Lalu si Kangmas pun menjawab, “It is sad!! How is  it possible? three years more for another pink flower then they die again? Phffftttttthhhhh!!! Really Unique but complicated flower, yet so beautiful! But I don`t have any patient for waiting another 3 years, Honey!”

Bromelia-ku sayang, Bromelia-ku malang. Masih duduk manis di sudut meja living room menemani kebersamaan kami. Namun ia menghitung hari dalam diam nya, menghitung sisa umur berapa lama lagi waktu nya untuk menemani kami 😦

 

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

2 Komentar

  1. Bromelia saya juga sudah ada anaknya nih, Oo harus dipisahkan ya, agak2 malas karena diluar sudah dinginn :D.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: