Bromelia-ku

Bromelia Jenis Aechmea FascinataBromelia-ku.. Bromelia-ku…

Waktu itu si ayank pulang kerja, tumben kok kethok-kethok pintu. Biasanya juga langsung masuk rumah aja (thoh rumah dia sendiri ;D). Pas aku bukain pintu, dia nanya:

 Ayank: “Hi honey.. how are you?”

Me     : “Happy! Im happy, you come home! *o*”

Ayank: “Right answear! because I bring you a surprise!!” (Ayank ngeluarin tanaman super lucu dari balik punggung nya..)

Me    : “Woww!! Thank you honey… Im super happy! I really do like this flower! I have ever see this flower in Keukenhof.. but I had never expecting that I will have this plant!!”

Ayank: “Oh really? Im glad that you like it honey. At the first I would buy a flower for you but when I walk in to the Cassa, I saw those plants and very cute. I dont know why but it was a strong feeling to pick those plants. Im glad if you like it!”

Begitulah awal mula aku dapat Bromelia kesayanganku ini. Tanaman ini lucu, sejenis nanas-nanasan. Namun bedanya, kalau nanas bisa tumbuh buah tapi bromelia cukup berbunga indah saja. sebenarnya ada aneka macam bromelia. Ada yang bunganya merah, kuning, biru dan lain-lain. Bromelia-ku berbunga pink lucu. Bromelia jenis Aechmea Fascinata.

Hari itu juga, kami langsung semangat browsing di internet tentang cara merawat tanaman bromelia. Rata-rata di internet di bilang perawatan nya sangat gampang. Bunga ini hanya perlu disiram 1 minggu sekali. *Batinku, wah.. cocok inih.. aku kan ngga rajin-rajin amat ngerawat tanaman ;P. Lagi pula, tanaman ini punya umbi di dalam tanah yang bisa menyimpan cadangan air. Maklum saja, asal tanaman ini adalah negara tropis, seperti Brazil dan Uruguay.

Satu minggu kemudian berjalan. Tapi lama-lama si bunga pink ini berubah warna, jadi cokelat 😦 Minggu pun berganti minggu dan warna cokelat layu di bunga Bromelia ini semakin menyebar banyak. Padahal aku udah rajin kasih air seminggu sekali lhoh!! Gimana ini ya?

Aku sempat browsing lagi, ada yang bilang kalau bunga bromelia yang berubah warna jadi cokelat itu alami aja. Memang akan begitu. Dan kita harus memangkas bunga cokelat yang layu itu agar nanti tumbuh tunas baru. (Nimas dan Remco)

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

5 Komentar

  1. Saya juga punya dua bunga Bromelia jenis lain warna kuning dan pink tua, yang Jenis Aechmea Fascinata cantik sekali warna pinknya :D. Daunnya jd coklat mungkin jangn kena sinar matahri langsung deh. atau tanahnya diganti, sekalian kasih pupuk.

    Balas
    • Tinggal di Eropa jadi bikin seneng berkebun ya kak.. taneman & bunga-bunga di sini bagus-bagus dan macem-macem.. hahaha.. Iya, akhirnya kita ganti tanahnya and naroh di pot yang lebih gedean. SEkarang, anak tunasnya udah muncul tiga! senangnya ;D

      Balas
      • Benar Ayu di Eropa, saya di Jerman, bunga2 dan tanaman selalu bikin lapar mata :D, harganya juga beragam mulai dari yg paling murah sampai yg mahal, kadang2 kalau sdh bbrp minggu di diskon deh di supermarket :). Wahhh senang dong Bromelia mu sdh ada anaknya, jadi ga sedih2 amat deh ya krn ada yg wrnnya jd coklat. Bromeliaku sejak beli langsung pindahkan ke pot agak besar, sdh ada anaknya juga tp belum sempat memisahkan anaknya.

  2. wah udah gedhe ya anakan bromelianya..
    Cerita & Info yang menarik mba! 🙂

    Balas
  1. Memisahkan Bromelia Guzmania | Rumah Silaen Salzgeber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: